Pages

Thursday, August 2, 2012

FF - Kamu


Cinta tak boleh dinyatakan terlalu cepat, agar nanti kau tak menyesal. Tapi jangan pernah memendamnya agar kau tak membuang waktu. 
Kamu, mulai membuatku penasaran sekaligus galau di hari pertama kita bertemu. Tatapanmu yang tajam itu seolah menegaskan ada sesuatu yang bisa membuat siapa saja datang kemudian meramaikan hatimu. Menyembuhkan luka dalam batinmu karena seseorang di masa lalumu.
Kamu ingat senyummu tadi pagi? Ya senyum yang kau suguhkan bersamaan dengan sebuah lagu tadi. Memang tanpa petikan gitar, tapi aku tahu bagaimana indahnya. Mungkin yang ingin kamu katakan sekarang, senyum dan semua yang kamu berikan hari ini hanya bagian dari tugas.
Itu salahmu. Kamu sendiri yang sok nggak mau mengerti bagaimana kamu membius ratusan pasang mata di hadapanmu. Mungkin seharusnya kamu belajar bagaimana caranya mengerti bahwa setiap pasang mata di luar sana bukan hanya menunggu tapi lebih dari itu.
Jika ada jabatan yang paling pantas kusandang sekarang, mungkin aku hanya pantas menyandang jabatan sebagai penggemarmu. Meskipun itu kukira juga terlalu dini. Mungkin saja nanti aku hanya akan jadi korban harapan palsu yang kuciptakan sendiri.
Jika kita dipertemukan lagi, aku ingin lupa bagaimana caranya mengagumi senyummu. Aku ingin kehilangan ingatan tentang suaramu yang tegas. Dan semoga aku sudah bisa melupakan apapun yang indah darimu.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...