Pages

Tuesday, August 14, 2012

Rindu itu Hadir


Aku mulai terbiasa merindukanmu. Dalam dinginnya malam yang tak kunjung membuatku terlelap, pada sejuknya pagi saat embun mulai terbentuk. Saat rasa kantuk menyerang tengah malam namun aku tak kunjung mengajaknya berbaring hanya untuk menghindari omelanmu besok pagi.
Aku tiba-tiba merindukan hal-hal yang dulu menurutku menyiksa. Terjaga hingga larut malam hanya untuk selembar surat cinta dan buku diary. Mandi di pagi buta hingga rasanya otak dan darahku membeku karena hawa dingin. Memacu langkah saat kebanyakan orang menikmati tidur keduanya setelah sahur. Berdiri di bawah terik matahari sambil melawan rasa kantuk yang terlalu hebat dengan mengenakan jas almamater yang kebesaran untuk ukuran badanku.
Dan saat itu tiba, aku sibuk menyimpan hal-hal indah darimu. Tepat di hari terakhir pertemuan ‘formal’ kita. Aku sibuk mencatat gerakmu dalam pikiranku, mempotret semua senyum yang kebetulan melengkung begitu saja dalam benakku. Hanya agar nanti aku tak lupa.

@SNurjanahh
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...