Sembilan
belas. Mungkin kalian lupa aku sudah sebesar ini. Ya, besar belum dewasa. Sudah
selama ini kita hidup bersama dalam satu atap meski kadang harus dipisahkan
oleh puluhan kilometer penguji kesetiaan dan kepercayaan.
Ini
hadiah kecil yang ku berikan untuk kalian. Sebenarnya kalian sendiri yang
mengukir cerita-cerita yang ku tulis disini. Kalian juga yang menciptakan
kata-kata indah, sedang aku hanya merangkainya agar oranglain lebih mudah
membacanya. Kadang senyum, kadang juga tangis. Hidup kita terlalu indah dan
terlalu ‘nyeni’ jika hanya kita nikmati sendiri.