Pages

Tuesday, July 31, 2012

Lampu Sein : Kedipannya Lebih dari Warna


Halo sobat blogger, hmmm.... sejujurnya sih aku nggak tahu bingung mau update apa kali ini. Maklum aja, puasa-puasa gini untuk aku yang emang males, ya tambah deh malesnya. (Jangan ditiru).
Oke deh daripada kelamaan basa-basi, kali ini aku mau ngomongin tentang lampu sein atau lebih sering dikenal dengan lampu reting. Pasti pada tahu dong ya? Itu tuh yang sering kedap-kedip waktu kita mau belok.
Sebenarnya seberapa penting dia dihidupkan sih? Dan kapan waktu paling aman untuk memanfaatkannya? Yuk kita bahas.... 

Dalam berkendara terutama anak muda (sangat muda) atau justru orang yang sudah lanjut, kadang melupakan keberadaan lampu ini. Entah karena lupa atau biasanya mereka beralasan mereka belok kiri. Tapi, yah seperti yang kita tahu, sebanarnya fenomena lupa menyalakan lampu sein ini bisa terjadi pada siapa saja. Bahkan orang yang seharusnya menegakkan peraturan di jalan pun pernah melakukannya -___-
Sekarang kembali ke pertanyaan pertama, seberapa penting lampu itu dihidupkan?  
Sebagai orang yang sudah akrab dengan jalanan kota yang ribut juga jalanan desa yang sepi, tapi tiba-tiba bisa jadi rame, sangat penting. Kalau ditelusur kenapa, ya tentu saja karena hal kecil yang kita lakukan itu bisa menjadi cara untuk mengurangi kecelakaan lalin. Tapi bukan berarti sekedar menyalakan lampu sein nggak ada aturannya. Kita nggak bisa gitu aja menyalakan lampu saat kita sudah mau belok (apalagi belok kanan) bisa terjadi kecelakaan.
Lalu kapan waktu yang tepat untuk menyalakan lampu sein?
Yang jelas sih jangan terlalu dekat dengan belokan yang akan kita lalui. Terutama ketika kita akan belok kanan atau mau memotong jalan. Disini kita bisa memanfaatkan keberadaan spion untuk sedikit melihat bagaimana keadaan di belakang. Jika terlalu dekat, ya lebih baik berhenti dulu meskipun sudah menyalakan lampu peringatan.
Sekian dulu deh kawan ceritanya. Yang perlu diingat adalah pentingnya menyalakan lampu sein ini. Toh nggak ada salahnya juga menjaga keselamatan sendiri juga orang lain demi kebaikan bersama.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...