Pages

Wednesday, August 15, 2012

OSPEK-ku? Alhamdulillah Istimewa


Hai....yapz kali ini lagi-lagi bahas OSPEK. Jangan bosen ya. Haha seolah-olah aku jadi orang yang tergila-gila dengan OSPEK ini.
Ide postingan ini tiba-tiba aja muncul waktu inget tentang pertemuan setelah penutupan OSPEK dengan kawan-kawan sesama alumni SMA N 1 Sleman. Secara sengaja di malam yang nggak dingin tapi tetep gelap itu aku, Ella, Yeni, Anis, Dyah, Lupi, dan Rofi, ketemuan di depan gedung pasca sarjana.
Yah walaupun aku datang paling akhir dengan alasan habis minta tandatangan ‘artis’ #eeaaa. Heboh banget, nggak ada cerita yang nadanya santae, semua menggebu-gebu.
Karena kita kebetulan berasal dari fakultas yang berbeda-beda, jadi makin bercorak aja ceritanya. Bisa dibilang malam itu adalah malam “bedah OSPEK”. Kenapa? Karena hampir semua kejadian yang biasa sampai ekstrim saat OSPEK diceritakan.
Hebohnya lagi, saat yang lain disertai kalimat bernada malas dan mengeluh. Kami, dari FIP cuma sanggup senyum dan geleng-geleng saat tahu bagaimana teman-teman lain OSPEK di fakultas lain. Entah apa yang terjadi kalau aku yang dapat begituan, mungkin yang ada aku bakal mikir kalau nggak ada bedanya sama tonti.
Dari situ, aku sadar, walaupun setiap hari harus rela menahan kantuk yang hebat saat ada pembicara menyampaikan pidato di auditorium atau di lapangan hijau. Walaupun harus mandi sehabis sahur dan berangkat pagi-pagi. Ternyata OSPEK di fakultasku benar-benar ISTIMEWA.... Nggak ada hal yang dilakukan untuk menunjukkan mana senior dan mana junior. Karena tanpa penegasan pun maba udah sama-sama tahu mana batasan antara senior dan junior.
Letak keistimewaan OSPEK di fakultasku adalah, tidak ada hal yang sia-sia. Yah, cukuplah sebagai penggambaran nyata dari jargon yang berbunyi “Edukatif, Humanis, Religius”.
Bukti nyata dari kata edukatif, aku sendiri merasa mendapatkan banyak ilmu-ilmu baru juga menambah ilmu dalam setiap acara yang diselenggarakan serangkai dengan OSPEK. Kemudian humanis, ya ini sangat-sangat terlihat dari bagaimana senior memperlakukan maba. Meskipun kadang ada maba yang mendapat hukuman, hukuman itu pun tidak berbau kekerasan dan yang pasti mendidik. Lalu yang terakhir, religius, terlihat dari serangkaian kegiatan rohani yang diadakan, seperti tutorial PAI.
Tanpa bermaksud membandingkan dengan fakultas lain, tapi OSPEK FIP memang istimewa. *NyalainKembangApi*

@SNurjanahh

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...