Pages

Friday, May 18, 2012

.....


Jika sempat kamu bertanya, kenapa aku masih sering mengingatmu? Aku sendiri belum bisa memastikan apa penyebabnya. Mungkin karena aku hanya kadang merindukan atau memang selalu merindukanmu.
Aku ini kadang seperti nenek-nenek yang pikunnya sudah kelewat batas. Masih saja merasa kamu disini, disisiku, padahal kamu sudah pergi. Padahal aku sendiri yang pernah mengantar kepergianmu. Aku sendiri yang pernah menunggumu sampai hilang di persimpangan. Aku sendiri yang memilih untuk tidak mengejar langkahmu yang semakin jauh.
Dalam sepinya duniaku. Kadang aku mengeja namamu. Lirih. Namun, hatiku tetap bergetar karenanya. Tak selesai sampai di situ. Bayangmu kemudian hadir meramaikan benakku. Bayangmu itu membawaku kembali ke lembaran lama. Indah, tapi aku juga harus rela merasakan perihnya (lagi) saat sadar itu hanya kenangan. Kenangan.
Kadang, aku seperti orang yang lupa jalan pulang. Tak tahu persimpangan mana yang akan membuatku kembali padamu. Begitu banyak dan aku harus memilihnya sendiri. Aku harus berusaha lagi agar bisa menemukanmu. Menyusuri jalanan yang kadang sudah kulupakan. Bahkan aku juga tak tahu masih bisa bertemu atau tidak.
Menemukanmu tak pernah mudah.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...