Pages

Sunday, April 8, 2012

Dhita



Hai guys, dimanapun kalian berada. Apa kabar? Aku harap sih baik-baik aja supaya bisa baca postingan di blog ini. Kalau sampai kalian nggak baca, liat aja apa yang bakal terjadi. *Emang apa, nona?* Nggak ada apa-apa sih. Hahaa #gariing
Oke, di kesempatan kali ini aku sekedar posting tentang kerinduan terhadap sesorang. Wiih, keren amat yak nyebutnya ‘seseorang’, sebelum kalian sempat mikir ini kerinduan ke pacar, aku kasih penjelasan dulu, ini cuma teman. Tepatnya teman dunia maya, bukan bukan, bukan cowok, cewek dan masih anak kecil. *desahanpembaca
Langsung aja ya, daripada kebanyakan basa-basi. Ini dia perjalanan perkenalan dengan gadis bernama belakang Dhita yang dikemas dengan sedikit alay.
Darimana kenal Dhita? Sama sekali nggak ada yang ngenalin ke Dhita, ini murni inisiatif untuk menambah teman.
Siapa sebenarnya Dhita? Awal menemukan kemudian mulai menjalin hubungan melalui jejaring sosial, aku kira ini anak seumuran sama aku. Eh ternyata seumuran sama adikku, Dhean. Gadis ini tinggal bersama keluarganya di sebuah kota yang cukup oke, punya lumayan banyak tempat-tempat wisata. Andai aku jadi Dhita, pasti tiap hari liat Hamka Hamzah. *emang adiknya, non? Bukaaan #tanpadosa.
Darimana tahu nama dan akunnya? Simple, tinggal ketik nama depannya di search engine dan akan muncul hasilnya. Pilih salah satu yang paling diminati layaknya memilih sepatu kemudian add dia menjadi teman.
Kenapa pilih yang ini? Suka-suka gue dong.....nggak tau juga tuh kenapa jatuhnya ke anak ini, tanda-tanda mungkin. Meskipun aku juga nggak tahu tanda-tanda apa. #aneh.
Ada udang dibalik batu nggak? Ada udang dibalik batu itu belum tentu, tapi ada selai di balik roti isi itu pasti. *looh?? Nggak ada apa-apa kok, kan nggak kenal. Cuma pengen tahu aja ini anak gimana, secara masih kelas dua SD udah punya pesbuk (facebook). Satu hal yang berhasil aku tahu, Dhita ini ternyata sering galau karena sama kakaknya yang lagi merantau. Mirip-mirip aku gitu deh...
Kesan tentang status Dhita? Statusnya mirip-mirip status anak ABG, ini juga yang sempat buat aku nggak percaya kalau ternyata dia masih SD. Banyak galau dan ngomongin cinta-cintaan, dasar anak zaman sekarang.
Awal kegalauanmu apa, non? Nah ini, seperti biasa gara-gara capek belajar akhirnya online pesbuk, berharap ada sesuatu yang bermanfaat. Tapi yang aku lakukan malah berselancar di profil pesbuk Dhita, dan jeng-jeng Dhita udah seminggu nggak update status. Langsung deh penasaran, kemana ni anak? Tapi sayang, nggak ada yang jawab, maklum aku tanya sama rumput yang bergoyang sih. *sorakanpembaca.
Apa yang paling berkesan dari status Dhita? Dhita ini masih lugu banget dan dia ini tipe anak yang nggak bisa bohong. Liat aja statusnya jujur banget. Paling berkesan itu waktu dia update status yang isinya ‘memberitahukan’ alamat rumah, nomor hape, sampe pin BB. *maksudnya pin yang buat Ban Bocor, non? #plaak! Bukan, BB itu yang sering manggung di karnaval, anggotanya cowok semua dan bisa ngedance sambil nyanyi. *itu Boy Band! Udah deh ini Blackberry, iya aku tahu mungkin beberapa di antara kalian belum percaya, tapi ini nyata kok. Masalah setajir apa orangtuanya jangan tanya ke aku.
Apa harapan untuk Dhita? Harapan buat Dhita, dia bisa kembali lagi ke jejaring sosial. Kembali menuliskan uneg-unegnya. Menurutku, ini lebih baik setidaknya dia bisa mendapat sedikit perhatian dari pesbuker lain yang jadi temannya, termasuk aku. Secara orang tuanya itu super duper sibuk dan mungkin pulang saat anaknya udah pada di alam mimpi.
Baiklah pembaca, itu tadi kisah galauku tentang Dhita. Maaf kalau dimuat dalam format yang aneh sehingga menimbulkn kesan seperti acara talkshow di tipi. Sekian dulu deh, daa daa bye bye...  *buka pesbuk Dhita

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...